Minggu, 28 Maret 2010

Tugas 3.4 dan Topologi membangun Wifi


Topologi Jaringan Wireless

Pada topologi ini komputer jaringan dihubungkan dengan pusat kendali (central controller) biasanya disebut dengan HUB. HUB berfungsi seperti pengatur lalulintas pada toplogi star jadi, setiap data yang akan dikirimkan oleh sebuah komputer harus. Pada jaringan ini komputer dihubunngkan dengan kabel dan pengiriman informasi berbentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. Jaringan ini biasanya digunakan dalam jarak yang cukup dekat. Jaringan Nirkabel (Wireless Network) .

Perangkat Pendukung

Adapun perangkat-perangkat pendukung yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Access Point

Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.





  1. Antena (omni atau sectoral)

Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, diperlukan antena omni eksternal, meskipun ketika membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belum cukup, karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB. Untuk memperluas area jangkauannya, di perlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi dapat menjangkau client dari arah mana saja.

  1. Box Acsess point

Untuk melindungi access point dari hujan, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini harus diletakkan persis di bawah antena.

  1. Kabel pigtail/kabel jumper

Kabel Pigtail atau kabel jumper diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point. panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point.

  1. POE (Power Over Ethernet)

Agar kabel listrik tidak perlu dinaikkan ke atas saat turn on access point maka diperlukan alat yang dinamakan POE, POE ini fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda perlu repot-repot lagi menarik kabel listrik dari bawah ke atas tower. Cara ini tentu akan lebih praktis dan hemat.



6. Kabel UTP /STP

Peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal, jadi di bawah bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch. Pilih kabel UTP/STP yang berkualitas guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

    1. Penangkal Petir (Lighting Arrester)

Sebagai pengaman dari petir maka diperlukan alat yang berfungsi untuk menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

    1. Tower

Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, antena omni eksternal perlu dinaikkan ke tempat yang tinggi agar client WLAN bisa menangkap sinyal radio dengan baik.

    1. Proxy server

Proxy server digunakan untuk mengamnakan jaringan pad art rw net. Proxy server lebih banyak fungsi dari pada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server di sini juga bertindak sebagai firewall.

    1. UPS

UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif

Bagi client yang menggunakan kabel maka di perlukan switch

switch

Switch yang di pakai terdiri dari 8 port, yaitu menyambung delapan perangkat ke dalam switch ini, maksimal bisa menyambung 6 rumah ke dalam satu switch, sementara dua port yang masih kosong di sambung ke perangkat akses seperti modem ADSL atau wireless LAN, dan yang satunya untuk kita sambung ke switch lain jika ada tambahan.


Teknologi wireless telah banyak menjelma kesemua jaringan sekarang ini dan memakai topologi hybrid. User perlu berada dalam jangkauan wireless roaming untuk bisa berpartisipasi dalam jaringan wireless.

Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan populernya teknologi nirkabel dewasa ini maka lahir pula satu topologi baru yaitu topologi wireless.

Jaringan LAN nirkabel tidak menggunakan kabel, namun mereka masih memiliki topologi, yang mendefinisikan bagaimana berinteraksi perangkat nirkabel pada layer fisik. Di lapisan fisik, Wireless LAN IEEE 802.11b menggunakan urutan langsung.

Wireless LAN biasanya menggunakan salah satu dari dua topologi--cara untuk mengatur sebuah jaringan. Pada topologi ad-hoc--biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer--setiap PC dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN

Physical Topologi adalah bagaimana kabel digelar sedangkan Logical Topologi adalah bagaimana jaringan (network) bekerja pada 'physical wiring'.

Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan Perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer 3. Network Media Kabel Tembaga à Coaxial, Twisted Pair (UTP, sTP) Fiber Optic Wireless Bluetooth, Wi Fi, NIC Wireless.



Pengertian internet dan jaringan internet

Internet (kependekan dari pada 'interconnected-networking') ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking (http://id.wikipedia.org/wiki/Internet).

Jaringan intenet adalah kumpulan beberapa komputer dan perangkat lain seperti printer,hub,dan sebagainya yang asling terhubung satu sama lain melalui media perantara, media perantara ini dapat berupa media kabel ataupun media tanpa kabel (nirkabel). Masing-masing komputer yang terhubung tersebut bisa saling bertukar data atau berbagi perangkat keras (Iwan sofana, 2008).

Berdasarkan skala atau area jaringan komputer dibagi menjadi 4 jenis yaitu:

LAN (Local Area network)

MAN (Metropolita Area Network)

WAN (wide Area Network)

Internet

LAN

Local Area network adalah jaringn lokal yang dibuat pada area tertutup. Jaringan lokal disebut juga jaringn privat. Lan biasa digunakan untuk menggunakan resource bersama-sama-sama, seperti penggunaan printer secara bersama atau penggunaan media penyimpan data secara bersama.

MAN

Metropoltan Media Network menggunakan metode yang mirip dengan LAN namun daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan MAN bisa satu RW, beberapa kantor yang berada dalam satu komplek, satu kota bahkan satu provinsi. Dapat dikatakan MAN merupakan pengembangan dari lAN.

WAN

Wide area Network cakupannya lebih luas dari pada MAN. Cakupan WAN meliputi, satu kawasan, satu negara, satu pulau bahkan sau benua.

Internet

Internet adalah interkoneksi jaringan-jaringn komputer yang ada didunia. Sehinggga cakupannya sudah mencapai satu planet. Koneksi antarjaringan komputer dapat dilakukan berkat dukungan protokol yang khas yaitu Internet Protocol (IP).



Latihan 3.4


  1. Jelaskan perbedaan antara switch dengan hub?

  2. Kenapa ketinggian satelit berbeda-beda, apa tujuannya?

  3. Jelaskan prinsip kerja wireless sehingga data bisa dikirimkan?

  4. Pada pengiriman lewat udara, route datanya menyebar. Lalu bagaimana receiver bisa mengenali datanya?

  5. Kenapa pada fiber optik bandwidthnya lebih besar?


Jawab :


  1. Pada switch dan hub jelas berbeda dimana pada penggunaan switch pembagian bandwidthnya sama sedangkan pada hub bandwithnya dibagi berdasarkan jumlah komputer yang terhubung ke hub.

  2. Pada satelit memiliki ketinggian berbeda-beda dimana letak satelit yang paling tinggi memiliki cakupan nilai yang luas sedangkan yang paling rendah jelas memiliki cakupan luas yang sempit. Hal ini dapat di ilustrasikan seperti sinar senter ketika sinar senter dekat dengan lantai daerah yang terkena sinar luasnya kecil tapi ketika senter kita tarik semakin jauh dari lantai maka cakupan area yang terkena sinar lebih luas.

  3. Pada system wireless mula-mula data yang akan dikirimkan dimodulasi dengan sinyal carier yang frekuensinya tinggi setelah dimodulasi sinyal dipancarkan dan disisi penerima sinyal tersebut di demodulasi dan didapatkan data yang diinginkan.

  4. Pada kasus seperti ini sinyal yang pertama kali diterima dip roses kemudian bila ada sinyal yang lain masuk maka akan dibandingkan dengan sinyal yang sudah masuk sebelumnya jika hasilnya sama sinyal yang baru masuk akan dibuang tapi bila sinyal yang masuk tidak sama dengan sinyal sebelumnya maka sinyal akan diproses.

  5. Antara kabel biasa dengan fiber optic bandwith fiber optic lebih besar karena bandwith erat hubungannya dengan kecepatan pengiriman dimana kecepatan cahaya lebih tinggi daripada kecepatan listrik yang mengalir untuk itulah kenapa bandwith fiber optik lebih besar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar