Senin, 29 Maret 2010

LEMBAR ANALISA

Praktikum Jaringan Komunikasi -1
Tanggal Praktikum : 23 Maret 2010
Nama : Arfin Pratama .I.
Nim : 08 615 007
Kelas : IV A


A. Percobaan mengunakan perintah ”ifconfig”


B. Percobaan ”ping” pada masingmasing PC di jaringan


C. Percobaan merubah setting IP tersebut menjadi DHCP


D. Percobaan setting PC yang ada dengan list IP sbb :


• 172.16.0.14/255.255.255.240
• 172.16.0.16/255.255.255.240
• 172.16.1.5/255.255.0.0
• 172.16.5.1/255.255.0.0
• 172.16.1.6/255.255.255.0
dan dilakukan ping ke semua IP diatas


E. Percobaan dengan menggunakan perintah-perintah jaringan sbb, yang sebelumnya setting
jaringan ke DHCP.
• ping b
• mtr

Minggu, 28 Maret 2010

Tugas 3.4 dan Topologi membangun Wifi


Topologi Jaringan Wireless

Pada topologi ini komputer jaringan dihubungkan dengan pusat kendali (central controller) biasanya disebut dengan HUB. HUB berfungsi seperti pengatur lalulintas pada toplogi star jadi, setiap data yang akan dikirimkan oleh sebuah komputer harus. Pada jaringan ini komputer dihubunngkan dengan kabel dan pengiriman informasi berbentuk sinyal listrik antar komputer jaringan. Jaringan ini biasanya digunakan dalam jarak yang cukup dekat. Jaringan Nirkabel (Wireless Network) .

Perangkat Pendukung

Adapun perangkat-perangkat pendukung yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Access Point

Fungsi Access Point adalah sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel para client/tetangga anda, di access point inilah koneksi internet dari tempat anda dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyal (ukurannya dalam satuan dBm atau mW) semakin luas jangkauannya.





  1. Antena (omni atau sectoral)

Untuk memperluas coverage area hingga beberapa Kilometer, diperlukan antena omni eksternal, meskipun ketika membeli access point sudah dilengkapi antena omni, namun belum cukup, karena hanya berkekuatan sekitar 3-5dB. Untuk memperluas area jangkauannya, di perlukan antena Omni eksternal, yang rata-rata berkekuatan 15dB. Antena Omni ini memiliki pancaran atau radiasi 360 derajat, jadi dapat menjangkau client dari arah mana saja.

  1. Box Acsess point

Untuk melindungi access point dari hujan, maka diperlukan pelindung berbentuk kotak, bisa terbuat dari plastik atau plat besi, rata-rata kotak ini sudah dilengkapi dengan kunci pengaman, dan box ini harus diletakkan persis di bawah antena.

  1. Kabel pigtail/kabel jumper

Kabel Pigtail atau kabel jumper diperlukan untuk menghubungkan antara antena omni dengan dengan access point. panjang maksimal yang diperlukan hanya 1 meter, selebih dari itu anda akan mengalami degradasi sinyal (loss dB) Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point.

  1. POE (Power Over Ethernet)

Agar kabel listrik tidak perlu dinaikkan ke atas saat turn on access point maka diperlukan alat yang dinamakan POE, POE ini fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP, dengan alat ini maka anda perlu repot-repot lagi menarik kabel listrik dari bawah ke atas tower. Cara ini tentu akan lebih praktis dan hemat.



6. Kabel UTP /STP

Peranan kabel juga diperlukan, kabel UTP/STP ini diperlukan untuk menghubungkan antara access point dengan jaringan kabel pada LAN lokal, jadi di bawah bisa ditancapkan ke komputer Gateway/Router atau ke Hub/Switch. Pilih kabel UTP/STP yang berkualitas guna meningkatkan kualitas arus listrik yang dilewatkan melalui POE.

    1. Penangkal Petir (Lighting Arrester)

Sebagai pengaman dari petir maka diperlukan alat yang berfungsi untuk menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian (grounding), komponen ini dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

    1. Tower

Guna mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, antena omni eksternal perlu dinaikkan ke tempat yang tinggi agar client WLAN bisa menangkap sinyal radio dengan baik.

    1. Proxy server

Proxy server digunakan untuk mengamnakan jaringan pad art rw net. Proxy server lebih banyak fungsi dari pada router yang memiliki fitur packet filtering karena memang proxy server beroperasi pada level yang lebih tinggi dan memiliki kontrol yang lebih menyeluruh terhadap akses jaringan. Proxy server di sini juga bertindak sebagai firewall.

    1. UPS

UPS merupakan sistem penyedia daya listrik yang sangat penting dan diperlukan sekaligus dijadikan sebagai benteng dari kegagalan daya serta kerusakan system dan hardware. UPS menggunakan baterai backup sebagai catuan daya alternatif

Bagi client yang menggunakan kabel maka di perlukan switch

switch

Switch yang di pakai terdiri dari 8 port, yaitu menyambung delapan perangkat ke dalam switch ini, maksimal bisa menyambung 6 rumah ke dalam satu switch, sementara dua port yang masih kosong di sambung ke perangkat akses seperti modem ADSL atau wireless LAN, dan yang satunya untuk kita sambung ke switch lain jika ada tambahan.


Teknologi wireless telah banyak menjelma kesemua jaringan sekarang ini dan memakai topologi hybrid. User perlu berada dalam jangkauan wireless roaming untuk bisa berpartisipasi dalam jaringan wireless.

Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan populernya teknologi nirkabel dewasa ini maka lahir pula satu topologi baru yaitu topologi wireless.

Jaringan LAN nirkabel tidak menggunakan kabel, namun mereka masih memiliki topologi, yang mendefinisikan bagaimana berinteraksi perangkat nirkabel pada layer fisik. Di lapisan fisik, Wireless LAN IEEE 802.11b menggunakan urutan langsung.

Wireless LAN biasanya menggunakan salah satu dari dua topologi--cara untuk mengatur sebuah jaringan. Pada topologi ad-hoc--biasa dikenal sebagai jaringan peer-to-peer--setiap PC dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN

Physical Topologi adalah bagaimana kabel digelar sedangkan Logical Topologi adalah bagaimana jaringan (network) bekerja pada 'physical wiring'.

Network Interface Cards (NIC) atau Kartu Jaringan Perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antara komputer 3. Network Media Kabel Tembaga à Coaxial, Twisted Pair (UTP, sTP) Fiber Optic Wireless Bluetooth, Wi Fi, NIC Wireless.



Pengertian internet dan jaringan internet

Internet (kependekan dari pada 'interconnected-networking') ialah rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Manakala Internet ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking (http://id.wikipedia.org/wiki/Internet).

Jaringan intenet adalah kumpulan beberapa komputer dan perangkat lain seperti printer,hub,dan sebagainya yang asling terhubung satu sama lain melalui media perantara, media perantara ini dapat berupa media kabel ataupun media tanpa kabel (nirkabel). Masing-masing komputer yang terhubung tersebut bisa saling bertukar data atau berbagi perangkat keras (Iwan sofana, 2008).

Berdasarkan skala atau area jaringan komputer dibagi menjadi 4 jenis yaitu:

LAN (Local Area network)

MAN (Metropolita Area Network)

WAN (wide Area Network)

Internet

LAN

Local Area network adalah jaringn lokal yang dibuat pada area tertutup. Jaringan lokal disebut juga jaringn privat. Lan biasa digunakan untuk menggunakan resource bersama-sama-sama, seperti penggunaan printer secara bersama atau penggunaan media penyimpan data secara bersama.

MAN

Metropoltan Media Network menggunakan metode yang mirip dengan LAN namun daerah cakupannya lebih luas. Daerah cakupan MAN bisa satu RW, beberapa kantor yang berada dalam satu komplek, satu kota bahkan satu provinsi. Dapat dikatakan MAN merupakan pengembangan dari lAN.

WAN

Wide area Network cakupannya lebih luas dari pada MAN. Cakupan WAN meliputi, satu kawasan, satu negara, satu pulau bahkan sau benua.

Internet

Internet adalah interkoneksi jaringan-jaringn komputer yang ada didunia. Sehinggga cakupannya sudah mencapai satu planet. Koneksi antarjaringan komputer dapat dilakukan berkat dukungan protokol yang khas yaitu Internet Protocol (IP).



Latihan 3.4


  1. Jelaskan perbedaan antara switch dengan hub?

  2. Kenapa ketinggian satelit berbeda-beda, apa tujuannya?

  3. Jelaskan prinsip kerja wireless sehingga data bisa dikirimkan?

  4. Pada pengiriman lewat udara, route datanya menyebar. Lalu bagaimana receiver bisa mengenali datanya?

  5. Kenapa pada fiber optik bandwidthnya lebih besar?


Jawab :


  1. Pada switch dan hub jelas berbeda dimana pada penggunaan switch pembagian bandwidthnya sama sedangkan pada hub bandwithnya dibagi berdasarkan jumlah komputer yang terhubung ke hub.

  2. Pada satelit memiliki ketinggian berbeda-beda dimana letak satelit yang paling tinggi memiliki cakupan nilai yang luas sedangkan yang paling rendah jelas memiliki cakupan luas yang sempit. Hal ini dapat di ilustrasikan seperti sinar senter ketika sinar senter dekat dengan lantai daerah yang terkena sinar luasnya kecil tapi ketika senter kita tarik semakin jauh dari lantai maka cakupan area yang terkena sinar lebih luas.

  3. Pada system wireless mula-mula data yang akan dikirimkan dimodulasi dengan sinyal carier yang frekuensinya tinggi setelah dimodulasi sinyal dipancarkan dan disisi penerima sinyal tersebut di demodulasi dan didapatkan data yang diinginkan.

  4. Pada kasus seperti ini sinyal yang pertama kali diterima dip roses kemudian bila ada sinyal yang lain masuk maka akan dibandingkan dengan sinyal yang sudah masuk sebelumnya jika hasilnya sama sinyal yang baru masuk akan dibuang tapi bila sinyal yang masuk tidak sama dengan sinyal sebelumnya maka sinyal akan diproses.

  5. Antara kabel biasa dengan fiber optic bandwith fiber optic lebih besar karena bandwith erat hubungannya dengan kecepatan pengiriman dimana kecepatan cahaya lebih tinggi daripada kecepatan listrik yang mengalir untuk itulah kenapa bandwith fiber optik lebih besar.



Minggu, 21 Maret 2010

tugas 2




PERANGKAT JARINGAN 10GBASE KABEL DAN SWITCH

Gigabit Ethernet pada sistem 10GBASE beroperasi dalam modus full-duplex saja, lebih dari media serat optik. Ada tujuh jenis media, yang dirancang untuk digunakan baik dalam wide area lokal atau jaringan. Hal ini memberikan sistem Ethernet 10 Gigabit dengan fleksibilitas yang diperlukan untuk beroperasi di jaringan area lokal (LAN), metropolitan area network (MAN), jaringan area regional (RAN) dan wide area network (WAN).


Standar 8P8C (sering disebut RJ45) konektor yang digunakan paling umum pada kabel CAT5, salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan Ethernet
  •  Standar : IEEE 802.3 (2002 dan seterusnya)
  •  Media fisik : Coaxial cable, twisted pair, serat optik
  •  Topologi jaringan : Point-to-point, bintang, bis
  •  Mayor varian 10BASE-T, 10BASE2, 10BASE5, 100BASE-TX, 100BASE-FX, 100BASE-T, 1000BASE-T, 1000BASE-SX
  •  Jarak : 100 meter (328 kaki) di atas twisted pair, lebih 100 Km dari serat optik
  •  Mode operasi : Differential (Balanced)
  •  Kecepatan bit maksimum : 3 Mbit / s hingga 100 Gbit / s
  •  Level tegangan : + / - 2.5V (lebih twisted pair)
  •  Tersedia sinyal : Tx +, Tx-, Rx +, Rx –
  •  Konektor jenis common : 8P8C, LC, SC, ST
  •  10 Gigabit Ethernet Standard 10 Gigabit Ethernet Standar
10 Gigabit spesifikasi yang terkandung dalam suplemen 802.3ae IEEE ke 802,3 standar. The introduction of the 802.3ae supplement provides a brief outline of the 10 Gigabit standard: Pengenalan suplemen 802.3ae memberikan gambaran singkat dari 10 Gigabit standar: "Suplemen ini untuk IEEE Std. 802,3 menyediakan dukungan untuk memperpanjang 802,3 MAC protokol dan spesifikasi untuk suatu operasi kecepatan 10 Gb / s. Beberapa Fisik Coding Sublayers dikenal sebagai 10GBASE-X, 10GBASE-R dan 10GBASE-W ditetapkan, serta sebagai bahan pendukung tambahan yang signifikan selama 10 Gigabit Media Independent Interface (XGMII), sebuah 10 Gigabit AUI (XAUI), sebuah 10 Gigabit Enam belas-Bit Interface (XSBI) dan manajemen. Lapisan fisik ditentukan termasuk 10GBASE-S, sebuah serial panjang gelombang 850nm pemancar yang menggunakan dua multimode serat; 10GBASE-L4, sebuah panjang gelombang 1310nm division multiplexing (WDM) pemancar yang menggunakan dua multi-mode atau modus single serat; 10GBASE-L, sebuah 1310nm serial panjang gelombang pemancar yang menggunakan dua modus tunggal serat dan 10GBASE-E, sebuah serial panjang gelombang 1550nm pemancar yang menggunakan dua modus tunggal serat. "

10 Gigabit Ethernet Jargon 10 Gigabit Ethernet Jargon
10 Gigabit media yang menggunakan berbagai jenis huruf untuk menunjukkan panjang gelombang serat optik yang mereka gunakan serta jenis pengkodean sinyal digunakan. 10 Gigabit Ethernet jenis pengkodean sinyal mencakup "antarmuka WAN sublapisan" (WIS) yang memungkinkan peralatan Ethernet 10 Gigabit agar kompatibel dengan Synchronous Peralatan SONET biasanya digunakan untuk membawa komunikasi data jarak jauh, dan STS-format 192c menyediakan kapasitas payload 9,58464 Gbps. Subsistem yang WIS IFS memperluas kesenjangan yang diperlukan untuk membatasi data yang efektif dari sistem 10 Gigabit Ethernet ke kapasitas payload SONET STS-192c. Dalam 10GBASE-X jenis media, seorang "S" adalah singkatan untuk 850 nanometer (nm) serat optik panjang gelombang operasi, sebuah "L" adalah singkatan dari 1.310 nm, dan "E" adalah singkatan dari 1.550 nm. Huruf "X" 8B/10B menunjukkan sinyal encoding, sedangkan "R" menunjukkan 66b encoding dan "W" menunjukkan antarmuka yang merangkum WIS frame Ethernet untuk pengiriman melalui sebuah SONET STS-192c saluran.

 10 Gigabit Ethernet Media Types 10 Gigabit Ethernet Media Types
10GBASE-SR dan 10GBASE-SW tipe media dirancang untuk digunakan lebih dari panjang gelombang pendek (850 nm) multimode fiber (MMF). Tujuan desain jenis media ini adalah dari 2 meter hingga 300 meter dari jarak serat, tergantung pada jenis dan kualitas serat multimode. Jarak yang lebih jauh yang mungkin tergantung pada kualitas dari kabel fiber optik digunakan. 10GBASE-SR pada jenis media dirancang untuk digunakan lebih dari serat gelap, berarti kabel fiber optik yang tidak digunakan dan yang tidak terhubung ke perangkat lainnya. 10GBASE-SW pada jenis media yang dirancang untuk menghubungkan ke peralatan SONET, yang biasanya digunakan untuk menyediakan komunikasi data jarak jauh. 10GBASE-LR yang 10GBASE-LW dan jenis media yang dirancang untuk digunakan lebih dari panjang gelombang panjang (1310 nm) single-mode fiber (SMF). Tujuan desain jenis media ini adalah dari 2 meter sampai 10 kilometer (32.808 kaki) dari serat jarak, tergantung pada jenis dan kualitas kabel (jarak yang lebih jauh yang mungkin). 10GBASE-LR yang jenis media dirancang untuk digunakan lebih dari serat gelap, sementara 10GBASE-LW jenis media dirancang untuk menghubungkan ke peralatan SONET. 10GBASE-ER dan EW 10GBASE-jenis media dirancang untuk digunakan lebih ekstra panjang gelombang panjang (1550 nm) single-mode fiber (SMF). Tujuan desain jenis media ini adalah dari 2 meter sampai dengan 40 kilometer (131.233 kaki), tergantung pada jenis dan kualitas kabel (jarak yang lebih jauh yang mungkin). 10GBASE-ER pada jenis media dirancang untuk digunakan lebih dari serat gelap, sedangkan EW 10GBASE-jenis media dirancang untuk menghubungkan ke peralatan SONET. Akhirnya, ada 10GBASE-LX4 jenis media, yang menggunakan teknologi gelombang division multiplexing untuk mengirim sinyal lebih dari empat panjang gelombang cahaya mengangkut lebih dari satu pasang kabel serat optik. LX4 yang 10GBASE-sistem dirancang untuk beroperasi pada lebih dari 1.310 nm multi-mode atau single-mode serat gelapTujuan desain sistem media ini adalah dari 2 meter hingga 300 meter di atas serat multimode atau dari 2 meter hingga 10 kilometer lebih dari serat single-mode, dengan jarak yang lebih jauh mungkin tergantung pada jenis dan kualitas kabel.

1. 10GBase-SR
10GBASE-SR adalah biaya sangat rendah vertikal-rongga permukaan pemancar laser (VCSEL) berbasis interface serial gelombang pendek yang dirancang khusus untuk mengirim data melalui MMF helai bervariasi dari 26 meter sampai 300 meter. IEEE telah mengembangkan seperangkat standar, IEEE 802.3ae, yang memperluas operasi Ethernet kecepatan hingga 10 Gbps dan membuat ketentuan untuk menghubungkan Ethernet Local Area Network (LAN) untuk Metropolitan dan Wide Area Networks (Mans dan WAN). Standar baru ini menawarkan jalur upgrade yang mudah untuk Gigabit Ethernet tulang punggung, adalah serat optik ditentukan untuk media dan menggunakan operasi full duplex Itu menyediakan antarmuka optik singlemode serat pilihan untuk sampai jarak 40 kilometer dan serat multimode sampai jarak 300m.

2. 10GBase-LRM (Long Reach Multimode).
10GBASE-LRM adalah poised untuk menjadi solusi pilihan untuk meng-upgrade link 1-Gbps hingga 10 Gbps untuk mencapai hingga 220 meter di kampus dan membangun tulang punggung. Dalam proses produksi standar ini, IEEE LRM Task Force mengambil pendekatan statistik, pemodelan dan pengujian sejumlah serat untuk menentukan pemancar dan penerima parameter yang akan mengakibatkan kesalahan transmisi bebas lebih dari 99 persen dari 220-meter-serat panjang dikerahkan di lapangan.Pada November 2006, komite IEEE 802.3aq diselesaikan dan diterbitkan amandemen terhadap standar dan menciptakan 10GBASE-LRM. Sebagai perbandingan dengan cepat dua antarmuka lain, yang 10GBASE-LRM adalah sebuah interface serial longwave yang mencakup kompensasi dispersi elektronik (EDC) tersinggung penerima ditempatkan segera setelah penerima optik sub-perakitan (ROSA). Hal ini memungkinkan pemerataan adaptif dispersi modal masuk dan dengan demikian menghilangkan ketergantungan pada jenis serat. Modul 10GBASE-LRM dapat mengirimkan data lebih dari 220 meter pada setiap jenis MMF. Gigabit Ethernet antarmuka optik saat ini jenis yang dominan dalam jaringan perusahaan. Sebuah transisi sampai 10 Gigabit Ethernet adalah mulai terjadi sebagai bandwidth permintaan meningkat dan harga transceiver berkurang. Bagan dalam Gambar 1 menggambarkan saat ini dan perkiraan campuran Gigabit Ethernet dan 10 Gigabit Ethernet transceiver pengiriman. Permintaan dipromosikan oleh volume tinggi aplikasi seperti koneksi server data, kabel lemari backhaul, penyebaran cepat dari layanan video, dan ketersediaan teknologi hemat biaya seperti 10GBASE-LRM.


Gambar 1. Distribusi vs Gigabit Ethernet 10 Gigabit Ethernet Interfaces

3. 10GBase-LR
10GBase-L, seperti yang didefinisikan oleh IEEE 802.3ae, adalah untuk single mode fiber (SMF didasarkan pada G.652) dengan 1310 nm laser transceiver dengan bandwidth 10 Gbps. 10GBase-E allows optical signal transmission up to 10km. 10GBase-E memungkinkan transmisi sinyal optik hingga 10km. 10GBASE-LR yang jenis media dirancang untuk digunakan lebih dari serat gelap, sementara 10GBASE-LW jenis media dirancang untuk menghubungkan ke peralatan SONET.


4. 10GBase-ER
10GBASE-ER ( "extended range") menggunakan IEEE 802.3 Klausul 49 64B/66B Fisik Coding sublapisan (PCS) dan 1550 nm laserSerial ini memberikan data melalui serat mode tunggal pada tingkat garis 10,3125 Gbit / s. 10GBASE-ER memiliki jangkauan 40 km (25 mil).

5. 10GBase-LX4
10GBASE-LX4 adalah antarmuka paralel longwave dengan built-in panjang gelombang-division multiplexing (WDM) multiplekser dan demultiplexer filter dan satu set empat didistribusikan umpan balik (DFB) laser dan empat menerima PIN dioda. Hal ini memungkinkan transmisi tetap empat jenis gelombang secara bersamaan atas untai serat yang sama. Interface ini dirancang untuk mengirimkan data melalui hingga 300 meter pada serat multimode.



6. 10GBASE-R
Ada dua klasifikasi untuk serat optik single-mode (SMF) dan multi-mode (MMF). Dalam cahaya SMF mengikuti satu jalan melalui serat sementara di MMF diperlukan beberapa path yang mengakibatkan penundaan modus diferensial (DMD). SMF yang digunakan untuk komunikasi jarak jauh dan MMF digunakan untuk jarak kurang dari 300 m. SMF mempunyai inti yang lebih sempit (8,3 μm) yang memerlukan pengakhiran yang lebih tepat dan metode koneksi. MMF memiliki inti yang lebih luas (50 atau 62,5 μm) dan umumnya lebih murah dari SMF. Keuntungan dari MMF untuk jarak pendek adalah bahwa karena inti yang lebih luas dapat digerakkan oleh laser biaya lebih rendah dan konektor lebih murah dan lebih dapat diandalkan Kerugiannya adalah karena DMD hanya dapat bekerja jarak pendek. Untuk membedakan SMF dari MMF kabel, kabel SMF biasanya kuning, sementara MMF kabel oranye.
Baru pengkabelan terstruktur instalasi menggunakan MMF OM3 50 μm yang tidak memiliki cacat pusat. Kabel OM3 dapat membawa 10GBE 300 m dengan menggunakan biaya rendah 10GBASE-SR optik atau menggunakan 10GBASE-LX4 tanpa patch pengkondisian modus kabel. See ISO 11801 and multi mode fibre .
Instalasi lama menggunakan FDDI kelas 62,5 μm MMF yang memiliki cacat pusat dan lebih sulit untuk 10GBE modul optik untuk drive. Bagi-LX4 AC satu modus kabel diperlukan patch yang menambahkan biaya tambahan untuk instalasi.


10GBASE-T SWITCH
10GBASE-T adalah dengan cepat muncul sebagai pilihan medium fisik selama 10 Gigabit Ethernet konektivitas, karena kemudahan penggunaan dan efektivitas biaya," kata Kamal Dalmia, Vice President pemasaran produk di Teranetics. "Bermitra dengan Fulcrum telah memungkinkan kami untuk menghasilkan solusi optimum desain referensi untuk OEM dan mempercepat adopsi basis-T."
FM4224 yang FocalPoint fitur 24 XAUI port, menggunakan performa tinggi, latency rendah switch Ethernet arsitektur yang meliputi fungsi Layer 3 komprehensif bersama dengan klasifikasi maju, kemacetan sistem manajemen dan kemampuan manajemen.
Switch ini berisi semua fitur yang diperlukan untuk mengaktifkan Ethernet sebagai satu-satunya, pusat data terkonvergensi kain, pengangkutan dan melestarikan antar-prosesor, penyimpanan dan jaringan lalu lintas.
TN2022 consumes only 5.7 watts per port and is the only dual-port 10GBASE-T PHY shipping in high volume today. TN2022 hanya mengkonsumsi 5,7 watt per port dan merupakan satu-satunya dual-port 10GBASE-T PHY pengiriman dalam volume tinggi hari ini.
Perangkat menilai fitur multi-kemampuan, yang memungkinkan auto-negosiasi dengan RJ-45 yang ada berjalan pada 1 port Gigabit atau 100 megabit per detik. Selain itu, kabel memberikan peningkatan kemampuan diagnostik pemantauan dan OEM yang membantu menurunkan biaya dukungan lapangan. Calabasas, Calif, Nov 11 - Fulcrum Microsystems dan Teranetics hari ini mengumumkan ketersediaan baru 10-Gigabit Ethernet switch yang kemasan 24 port ke dalam sebuah chassis 1U. Desain referensi baru ini, bernama Monte Carlo, menawarkan 20 10GBase-T port dan empat SFP + port, memberikan OEM jaringan-siap pasar solusi yang mengkombinasikan kinerja tinggi dengan kepadatan dan biaya-keuntungan dari 10GBase T atas infrastruktur tembaga standar.
Monte Carlo memanfaatkan kombinasi Fulcrum's ultra low-latency FocalPoint FM4224 10-Gigabit Ethernet switch Teranetics chip dengan 'dual-port, tiga-tingkat-T TN2022 10GBase perangkat lapisan fisik, yang memimpin industri dalam kepadatan dan latensi menawarkan empat sampai lima kali rendah daripada tembaga warisan Gigabit Ethernet solusi. "Sebagai pusat data perusahaan terus meningkat permintaan bandwidth untuk aplikasi multimedia, Monte Carlo baru alamat platform kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan menawarkan metode yang efisien untuk bandwidth yang berjumlah lebih dari perusahaan yang ada infrastruktur pengkabelan," kata Gary Lee, direktur pemasaran produk Fulcrum Microsystems. "Kolaborasi kami dengan Teranetics telah menghasilkan desain referensi yang disesuaikan dengan pusat data dan infrastruktur perusahaan di mana perhatian utama adalah biaya bandwidth efektif."
"10GBASE-T adalah dengan cepat muncul sebagai pilihan medium fisik selama 10 Gigabit Ethernet konektivitas, karena kemudahan penggunaan dan efektivitas biaya," kata Kamal Dalmia, Vice President pemasaran produk di Teranetics. "Bermitra dengan Fulcrum telah memungkinkan kami untuk menghasilkan solusi optimum desain referensi untuk OEM dan mempercepat adopsi basis-T."
FM4224 yang FocalPoint fitur 24 XAUI port, menggunakan performa tinggi, latency rendah switch Ethernet arsitektur yang meliputi fungsi Layer 3 komprehensif bersama dengan klasifikasi maju, kemacetan sistem manajemen dan kemampuan manajemen. Switch ini berisi semua fitur yang diperlukan untuk mengaktifkan Ethernet sebagai satu-satunya, pusat data terkonvergensi kain, pengangkutan dan melestarikan antar-prosesor, penyimpanan dan jaringan lalu lintas.
Teranetics TN2022 adalah perusahaan generasi kedua PHY, yang didasarkan pada teknologi proses 65 nm. TN2022 hanya mengkonsumsi 5,7 watt per port dan merupakan satu-satunya dual-port 10GBASE-T PHY pengiriman dalam volume tinggi hari ini. Perangkat menilai fitur multi-kemampuan, yang memungkinkan auto-negosiasi dengan RJ-45 yang ada berjalan pada 1 port Gigabit atau 100 megabit per detikSelain itu, kabel memberikan peningkatan kemampuan diagnostik pemantauan dan OEM yang membantu menurunkan biaya dukungan lapangan. Monte Carlo platform yang tersedia sekarang untuk OEM di harga $ 900 per pelabuhan.



Soal 2.7
1. Bagaimana aplikasi Word processing bisa berhubungan dengan OSI LAYER?
2. Jelaskan perbedaan antara OSI LAYER dan TCP/IP LAYER beserta gambarnya ?
3. Jelaskan implementasi OSI LAYER pada proses pengiriman E-mail!
4. Bagaimana proses komunikasi antar komputer pada OSI LAYER beserta gambarnya!
5. Jelaskan perbedaan component network pada layer 2 dan layer 4!

Jawab
  1. Aplikasi Word Processing digunakan untuk pengolahan text sehingga program ini tidak berhubungan dengan OSI LAYER . Tetapi apabila program tersebut ditambahkan fungsi jaringan misal pengiriman email, maka aplikasi layer akan berhubungan dengan OSI



2.



Dari gambar, dapat dilihat beberapa perbedaan OSI Layer dengan TCP/IP Layer yang dapat disimpulkan menjadi 5 buah perbedaan.
  1. OSI layer memiliki 7 buah layer, dan TCP/IP hanya memiliki 4 Layer
  2. Layer teratas pada OSI layer, yaitu application, presentation, dan session direpresentasikan kedalam 1 lapisan Layer TCP/IP, yaitu layer application.
  3. Layer Network pada OSI Layer direpresentasikan sebagai Layer Internet pada TCP/IP Layer, namun fungsi keduanya masih tetap sama.
  4. Layer Network Access pada TCP/IP menggabungkan fungsi dari Layer DataLink dan Physical pada OSI Layer, dengan kata lain, Layer Network Acces merupakan representasi dari kedua layer paling bawah dari OSI Layer, yaitu DataLink dan Physical.
  5. TCP/IP layer merupakan “Protocol Spesific”, sedangkan OSI Layer adalah “Protocol Independen”


3.
  • Step 1 : Komputer mengkonversi sebuah pesan email menjadi karakter alphanumerik yang bisa digunakan untuk sistem internetworking. Inilah yang disebut DATA.
  • Step 2 : Data diubah menjadi segment pada layer transport di sistem internetwork. Fungsi dari layer Transport memastikan kedua host dapat berkomunikasi
  • Step 3 : DATA kemudian dibentuk menjadi packet atau datagram , yang di dalamnya juga terdapat network header yang juga berisi source dan destination logical address
  • Step 4 : Tiap device network ini menjadikan paket menjadi frame
  • Step 5 : Frame diubah menjadi bentuk 1 an 0 untuk transmisi pada media


4. Proses komputer berinteraksi dengan OSI LAYER ada 2 fungsi umum, yaitu :
  • Tiap layer memberikan pelayanan pada layer di atasnya sesuai dengan spesifikasi protokolnya
  • Tiap layer megirimkan informasi komunikasi melalui software dan hardware yang sama antar komputer



5. Component network pada layer 2 :
  • Bridge
  • Switch
  • ISDN Router
  • Intelligent Hub
  • NIC
  • Advance Cable Tester

Component network pada layer 4 :
  • Gateway
  • Advance Cable Tester
  • Router

tugas 1

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan hidayah - Nyalah saya dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berisi tentang pengertian dan penjelasan mengenai Sejarah Internet.
Makalah ini masih belum sempurna namun semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca.




Samarinda, 13 Maret 2010

Penulis








 .Internet

1.Pengertian Internet
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.
2. Sejarah internet
Berikut sejarah kemunculan dan perkembangan internet.
Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan "at" atau "pada". Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat menjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.


3. Manfaat internet
Secara umum ada banyak manfaat yang dapat diperoleh apabila seseorang mempunyai akses ke internet .Berikut ini sebagian dari apa yang tersedia di internet: 1. Informasi untuk kehidupan pribadi :kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial. 2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja :sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.
Satu hal yang paling menarik ialah keanggotaan internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran. Internet adalah suatu komunitas dunia yang sifatnya sangat demokratis serta memiliki kode etik yang dihormati segenap anggotanya. Manfaat internet terutama diperoleh melalui kerjasama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu.
Untuk lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, sudah waktunya para profesional Indonesia memanfaatkan jaringan internet dan menjadi bagian dari masyarakat informasi dunia.


B. Web Site atau Situs
1.Pengertian Web Site atau Situs
Situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link.
2. Unsur-Unsur Web Site atau Situs
Untuk membangun situs diperlukan beberapa unsur yang harus ada agar situs dapat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Unsur-unsur yang harus ada dalam situs antara lain:
a. Domain Name.
Domain name atau biasa disebut nama domain adalah alamat permanen situs di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan situs kita pada dunia internet. Istilah yang umum digunakan adalah URL. Contoh sebuah URL adalah http://www.yahoo.com--dapat juga tanpa www--
Ada banyak macam nama domain yang dapat kita pilih sesuai dengan keinginan. Berikut beberapa nama domain yang sering digunakan dan tersedia di internet:
1. Generic Domains
Merupakan domain name yang berakhiran dengan .Com .Net .Org .Edu .Mil atau .Gov. Jenis domain ini sering juga disebut top level domain dan domain ini tidak berafiliasi berdasarkan negara, sehingga siapapun dapat mendaftar.
Ø.com : merupakan top level domain yang ditujukan untuk kebutuhan "commercial".
Ø.edu : merupakan domain yang ditujukan untuk kebutuhan dunia pendidikan (education)
Ø.gov : merupakan domain untuk pemerintahan (government)
Ø.mil : merupakan domain untuk kebutuhan angkatan bersenjata (military)
Ø.org : domain untuk organisasi atau lembaga non profit (Organization).
2. Country-Specific Domains
Yaitu domain yang berkaitan dengan dua huruf ekstensi, dan sering juga disebut second level domain, seperti .id(Indonesia), .au(Australia), .jp(Jepang) dan lain lain. Domain ini dioperasikan dan di daftarkan dimasing negara. Di Indonesia, domain-domain ini berakhiran, .co.id, .ac.id, .go.id, .mil.id, .or.id, dan pada akhir-akhir ini ditambah dengan war.net.id, .mil.id, dan web.id. Penggunaan dari masing-masing akhiran tersebut berbeda tergantung pengguna dan pengunaannya, antara lain:
Ø.co.id : Untuk Badan Usaha yang mempunyai badan hukum sah
Ø.ac.id : Untuk Lembaga Pendidikan
Ø.go.id : Khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia
Ø.mil.id : Khusus untuk Lembaga Militer Republik Indonesia
Ø.or.id : Untuk segala macam organisasi yand tidak termasuk dalam kategori "ac.id","co.id","go.id","mil.id" dan lain
Ø.war.net.id : untuk industri warung internet di Indonesia
Ø.sch.id : khusus untuk Lembaga Pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan seperti SD, SMP dan atau SMU
Ø.web.id : Ditujukan bagi badan usaha, organisasi ataupun perseorangan yang melakukan kegiatannya di Worl Wide Web.
Nama domain dari tiap-tiap situs di seluruh dunia tidak ada yang sama sehingga tidak ada satupun situs yang akan dijumpai tertukar nama atau tertukar halaman situsnya. Untuk memperoleh nama dilakukan penyewaan domain, biasanya dalam jangka tertentu(tahunan).
b. Hosting
Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di situs. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam situs.
Hosting juga diperoleh dengan menyewa. Besarnya hosting ditentukan ruangan harddisk dengan ukuran MB(Mega Byte) atau GB(Giga Byte). Lama penyewaan hosting rata-rata dihitung per tahun. Penyewaan hosting dilakukan dari perusahaan-perusahaan penyewa web hosting yang banyak dijumpai baik di Indonesia maupun Luar Negri.
c. Scripts/Bahasa Program
Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam situs yang pada saat diakses. Jenis scripts sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah situs. Semakin banyak ragam scripts yang digunakan maka akan terlihat situs semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus. Bagusnya situs dapat terlihat dengan tanggapan pengunjung serta frekwensi kunjungan.
Beragam scripts saat ini telah hadir untuk mendukung kualitas situs. Jenis jenis scripts yang banyak dipakai para designer antara lain HTML, ASP, PHP, JSP, Java Scripts, Java applets dsb. Bahasa dasar yang dipakai setiap situs adalah HTML sedangkan ASP dan lainnya merupakan bahasa pendukung yang bertindak sebagai pengatur dinamis, dan interaktifnya situs.
Scripts ASP, PHP, JSP atau lainnya bisa dibuat sendiri, bisa juga dibeli dari para penjual scripts yang biasanya berada di luar negri. Harga Scripts rata-rata sangat mahal karena sulitnya membuat, biasanya mencapai puluhan juta. Scripts ini biasanya digunakan untuk membangun portal berita, artikel, forum diskusi, buku tamu, anggota organisasi, email, mailing list dan lain sebagainya yang memerlukan update setiap saat.
d. Design Web
Setelah melakukan penyewaan domain dan hosting serta penguasaan scripts, unsur situs yang paling penting dan utama adalah design. Design web sangat menentukan kualitas dan keindahan situs. Design sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah web site.
Untuk membuat situs biasanya dapat dilakukan sendiri atau menyewa jasa web designer. Saat ini sangat banyak jasa web designer, terutama di kota-kota besar. Perlu diketahui bahwa kualitas situs sangat ditentukan oleh kualitas designer. Semakin banyak penguasaan web designer tentang beragam program/software pendukung pembuatan situs maka akan dihasilkan situs yang semakin berkualitas, demikian pula sebaliknya. Jasa web designer ini yang umumnya memerlukan biaya yang tertinggi dari seluruh biaya pembangunan situs dan semuanya itu tergantung kualitas designer.

e. Publikasi
Keberadaan situs tidak ada gunanya dibangun tanpa dikunjungi atau dikenal oleh masyarakat atau pengunjung internet. Karena efektif tidaknya situs sangat tergantung dari besarnya pengunjung dan komentar yang masuk. Untuk mengenalkan situs kepada masyarakat memerlukan apa yang disebut publikasi atau promosi. Publikasi situs di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan pamlet-pamlet, selebaran, baliho dan lain sebagainya tapi cara ini bisa dikatakan masih kurang efektif dan sangat terbatas. cara yang biasanya dilakukan dan paling efektif dengan tak terbatas ruang atau waktu adalah publikasi langsung di internet melalui search engine-search engine (mesin pencari, spt : Yahoo, Google, Search Indonesia, dsb)
Cara publikasi di search engine ada yang gratis dan ada pula yang membayar. Yang gratis biasanya terbatas dan cukup lama untuk bisa masuk dan dikenali di search engine terkenal seperti Yahoo atau Google. Cara efektif publikasi adalah dengan membayar, walaupun harus sedikit mengeluarkan akan tetapi situs cepat masuk ke search engine dan dikenal oleh pengunjung.















3. Pemeliharaan Web Site atau Situs
Untuk mendukung kelanjutan dari situs diperlukan pemeliharaan setiap waktu sesuai yang diinginkan seperti penambahan informasi, berita, artikel, link, gambar atau lain sebagainya. Tanpa pemeliharaan yang baik situs akan terkesan membosankan atau monoton juga akan segera ditinggal pengunjung.
Pemeliharaan situs dapat dilakukan per periode tertentu seperti tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan sekali secara rutin atau secara periodik saja tergantung kebutuhan (tidak rutin). Pemeliharaan rutin biasanya dipakai oleh situs-situs berita, penyedia artikel, organisasi atau lembaga pemerintah. Sedangkan pemeliharaan periodik biasanya untuk situs-situs pribadi, penjualan/e-commerce, dan lain sebagainya.

LATIHAN SOAL 1.6
1. Sebutkan protokol status dari jaringan internet !
 Internet Protokol (IP)
 Transmission Control Protokol (TCP)
 User Datagram Protokol (UDP)
 H.323
 Registration Admission Status (RAS)
 H.225
 H.245
• T,120 (Data Interface)
• Real-time Protokol (RTP) real-time Control Protokol (RTCP)

2. Beri contoh arsitektur dari jaringan internet !
 Internetworking
 Lapisan (layer) pada protocol TCP/IP
 Aplikasi TCP/IP
 Bridge, Router dan gateway

3. Internet protokol bisa memiliki salah satu dari state, sebutkan state yang dimaksud !
 State diagram

4. Bagaimana cara koneksi ke internet ?
Cara koneksi keinternet bermacam-macam yaitu
 Menghubungan computer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon, dengan menggunakan sebuah modem dial-up, saat online (connect) maka telepon tidak dapat digunakan, perhitungan pulsa berjalan dan biaya internet dari provider, dengan kecepatan 56kb broad band.
 Menghubungan computer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv ,dengan menggunakan modem broad band.
 Menghubungan computer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon, namun ADSL menggunakan teknologi yang lebih modern, saat online (connect) maka telepon dapat digunakan, perhitungan pulsa berjalan dan biaya internet dari provider, dengan kecepatan 512kb broad band.
 Menghubungan computer ke internet melalui sambungan jaringan hp dapat dihubungkan dengan Bluetooth maupun kabel usb, bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA

5. Alamat IP berupa angka sulit diingat, maka dibuat dalam bentuk DNS (Domain Name System). Jelaskan tentang DNS?
 DNS adalah sebuah system yang menyimpan informasi tentang hostname-hostname dan nama-nama domain dalam rupa database yang terdistribusi pada sebuah jaringan, seperti yang terdapat didalam internet.


DAFTAR PUSTAKA
http://www.bismillahslamet.com/2009/07/sejarah-internet-internet indonesia.html#ixzz0iBTfqRiS
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet